MOMENTUM , Bandarlampung --Dalam semangat kolaborasi dan upaya berkelanjutan memacu kinerja perusahaan, jajaran Dewan Komisaris PTPN IV PalmCo yang dipimpin Joefly J. Bahroeny, bersama manajemen Kantor Pusat, melakukan kunjungan kerja strategis ke PTPN IV Regional VII.
Rombongan meninjau titik operasional utama meliputi Kebun CPKS Betung, Kebun Padang Ratu, Kebun CPKS Bekri, dan Kebun Rejosari. Agenda ini difokuskan pada penguatan sinergi guna memetakan potensi serta mempercepat perbaikan operasional secara menyeluruh.
Kedatangan rombongan disambut antusias oleh Manajemen PTPN IV Regional VII yang dipimpin Region Head Denny Ramadhan didampingi Operation Head Budi Susilo. Denny menyampaikan apresiasi atas perhatian nyata manajemen pusat yang turun langsung meninjau lapangan.
"Kehadiran Bapak Komisaris beserta jajaran Kantor Pusat menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi kami di Regional VII. Kami melihat momen ini sebagai ruang diskusi yang konstruktif untuk memaparkan kondisi aktual operasional. Dengan sinergi dan keterbukaan ini, kami yakin dapat meracik strategi terbaik mendorong kemajuan kebun maupun pabrik," ujar Denny penuh optimisme.
Pembenahan tercermin dalam pemaparan peta operasional terkini yang menyoroti berbagai aspek penting. Pada sektor budidaya tanaman, manajemen melihat peluang besar mengoptimalkan produktivitas melalui perlakuan agronomis yang lebih intensif dan presisi.
Langkah penguatan difokuskan pada peningkatan standar kualitas areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), pemulihan kesuburan lahan marginal, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman secara sistematis. Keberhasilan langkah ini menjadi kunci agar capaian produksi kelapa sawit selaras dengan target tinggi perusahaan.
Sejalan dengan optimisme perbaikan di kebun, Operation Head PTPN IV Regional VII Budi Susilo menegaskan dedikasi tinggi seluruh tim lapangan.
"Tim kami memiliki semangat juang menjaga target korporasi. Melalui tinjauan bersama ini, kami berharap usulan strategi peremajaan keandalan mesin pabrik, peningkatan fasilitas infrastruktur, serta penanganan dinamika sosial dapat segera dikolaborasikan dan dieksekusi. Dukungan dan arahan dari Bapak Komisaris tentu menjadi energi baru bagi kami bergerak lebih lincah dan efektif," ungkap Budi.
Harapan ini sejalan dengan rencana peningkatan infrastruktur dan optimalisasi pengolahan pasca panen. Perusahaan menargetkan perbaikan fasilitas vital seperti jalan produksi, jembatan, serta pemenuhan akses listrik dan komunikasi di areal afdeling agar distribusi lancar dan kesejahteraan pekerja terjaga.
Di sisi pengolahan, manajemen merancang penyesuaian anggaran investasi untuk peremajaan mesin—seperti penguatan komponen konveyor, kelengkapan alat, dan stabilisasi performa boiler—mencegah hambatan produksi.
Selain itu, perusahaan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan dinamika sosial, mulai dari penataan kemitraan dengan masyarakat sekitar hingga percepatan penyelesaian legalitas aset dan pengamanan wilayah operasional.
Menanggapi komitmen tim Regional VII, Komisaris PTPN IV PalmCo Joefly J. Bahroeny memberikan arahan yang menginspirasi.
"Tujuan utama kami hadir adalah mendengar, melihat, dan mendampingi Bapak Ibu menjalankan tugas. Kami hadir bukan sekadar menerima laporan, melainkan bersama mencari jalan keluar atas berbagai isu operasional. Kita adalah satu tim solid, masa depan kemajuan PTPN IV ada di tangan kita bersama. Mari jadikan tantangan batu loncatan menuju kinerja semakin unggul," tegas Joefly.
Sebagai wujud nyata penyelesaian masalah, manajemen menyoroti langkah tindak lanjut terstruktur, termasuk pemetaan dan perbaikan fasilitas perumahan karyawan.
Hingga awal Juli 2026, tim Regional VII telah merampungkan survei fisik lebih dari 95 persen atau 2.383 unit dari total 2.493 unit rumah dinas di seluruh kebun.
Pembaruan dan verifikasi data terus dikebut agar rencana alokasi perbaikan, termasuk pembangunan fasilitas sanitasi dan pasokan listrik, dapat segera dijalankan tepat sasaran.
Keseriusan mengelola data operasional dan fasilitas pekerja diyakini menjadi kunci merumuskan kebijakan berpihak pada kesejahteraan karyawan.
Manajemen memegang prinsip: data akurat dan survei tepat melahirkan keputusan cepat, yang bermuara pada operasional yang unggul.
Kunjungan ini menegaskan komitmen PTPN IV PalmCo menciptakan iklim kerja inklusif dan solutif.
Sinergi ini diperkuat kehadiran jajaran Kantor Pusat antara lain Lidang Pangabean dan Bahri Dongoran (Komite Audit), Edi T. Barus dan Sjahwarsja Imral (Komite PMRCGCG), Shonni Afriandi (Pengawas Wilayah), Sayyid Hasan Al Hamid (Ketua Tim Audit Reg IV), M. Salman Hari Budiman (Kadiv Tekpol HO), Ridho (Kadiv Tanaman HO), Daniel Triandio (Kadiv SPI), serta Ammar Afif Abdul Azhim (Kasubdiv Manajemen Audit). Dengan kolaborasi erat dan eksekusi terukur, PTPN IV Regional VII optimis menjawab tantangan industri perkebunan, berkontribusi maksimal bagi korporasi, serta membawa kesejahteraan merata bagi seluruh insan perusahaan dan masyarakat sekitar.(**)
Editor: Agus Setyawan
