MOMENTUM, Jakarta – Telkomsel memperoleh alokasi spektrum frekuensi radio terbesar dalam Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Berdasarkan hasil seleksi, Telkomsel mendapatkan total alokasi spektrum sebesar 100 MHz, terdiri atas 2x10 MHz pada pita 700 MHz dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz.
Spektrum tersebut akan dimanfaatkan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas inklusi digital, serta mendukung kebutuhan masyarakat dan industri yang semakin bergantung pada layanan berbasis data.
Telkomsel juga menegaskan komitmennya memperluas cakupan layanan 5G di berbagai wilayah Indonesia, sejalan dengan pemenuhan komitmen pembangunan di desa-desa yang telah ditetapkan Kemkomdigi.
VP Technology Strategy & Consumer Product Development Telkomsel Ronald Limoa mengatakan pihaknya mengapresiasi proses seleksi spektrum yang dilakukan secara transparan dan akuntabel.
"Kami berterima kasih kepada Kemkomdigi atas hasil seleksi spektrum yang telah diselenggarakan secara transparan, akuntabel, dan dengan tata kelola yang baik. Bagi Telkomsel, alokasi spektrum ini bukan sekadar tambahan sumber daya jaringan, melainkan amanah untuk terus menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia," kata Ronald dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, pemanfaatan spektrum akan dilakukan secara bertanggung jawab dan bertahap untuk memperluas konektivitas, meningkatkan kapasitas layanan, serta mendukung transformasi digital nasional.
Pita frekuensi 700 MHz akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan jaringan, termasuk di wilayah yang membutuhkan cakupan lebih luas dan kualitas sinyal yang lebih baik di dalam ruangan. Sementara pita 2,6 GHz akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dalam mengantisipasi pertumbuhan trafik data sekaligus memperkuat kesiapan pengembangan layanan 5G.
Telkomsel menilai kombinasi spektrum low-band 700 MHz dan mid-band 2,6 GHz akan menciptakan keseimbangan antara jangkauan dan kapasitas jaringan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh pelanggan individu, rumah tangga, pelaku usaha, hingga sektor industri.
Ke depan, Telkomsel akan terus berkoordinasi dengan Kemkomdigi dan para pemangku kepentingan untuk memenuhi seluruh tahapan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. Optimalisasi spektrum akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, kesiapan teknis jaringan, serta agenda transformasi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
"Spektrum adalah sumber daya publik yang sangat strategis. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada besarnya alokasi yang diperoleh, melainkan bagaimana mengubah sumber daya tersebut menjadi manfaat nyata yang dirasakan pelanggan melalui pengalaman digital yang semakin mudah, nyaman, dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari maupun pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," ujar Ronald.(*)
Editor: Muhammad Furqon
