MOMENTUM, Bandar Lampung--Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, menghadiri prosesi wisuda Universitas Lampung (Unila) yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Unila.
Dalam kesempatan tersebut, Iskardo berkesempatan membacakan sambutan resmi dari Ketua Ikatan Alumni Universitas Lampung (IKA Unila) di hadapan para wisudawan dan jajaran civitas akademika.
Melalui pidato sambutannya, Iskardo mengajak para lulusan baru untuk tidak hanya berfokus pada upaya pencarian kerja setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi.
Ia menekankan pentingnya bagi para alumni untuk berani membangun kompetensi diri, memperkuat karakter pribadi, serta memperluas jaringan guna menciptakan berbagai peluang dan kontribusi nyata di masyarakat.
Sebagai alumnus S1 Angkatan 1997 dan Magister Hukum Angkatan 2008 Fakultas Hukum Unila, Iskardo turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan rektorat, guru besar, serta seluruh dosen yang telah membimbing mahasiswa.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi mendalam kepada para orang tua dan pihak keluarga yang senantiasa memberikan dukungan moral maupun material hingga para wisudawan berhasil meraih gelar sarjana.
Iskardo mengungkapkan bahwa momen wisuda sejatinya bukan sekadar perayaan kebahagiaan bagi individu lulusan semata, melainkan wujud rasa syukur dan kebahagiaan seluruh keluarga.
Menyoroti perkembangan zaman, Iskardo menilai lulusan saat ini mayoritas didominasi oleh Generasi Z dan Milenial yang hidup di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta derasnya arus informasi.
Ia mengingatkan bahwa meski kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence) mampu membantu manusia berpikir lebih cepat, hal tersebut tidak akan pernah bisa menggantikan integritas dan rasa empati kemanusiaan.
Mengakhiri sambutannya, Iskardo menitipkan pesan mendalam agar seluruh alumni selalu menjaga nama baik almamater Unila melalui perilaku sehari-hari, integritas kerja, serta karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.(**)
Editor: Agus Setyawan
