Maulid Nabi Pererat Kebersamaan Warga Sukajaya Lempasing

img
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Sukajaya Lempasing, Kecamatan Telukpandan, Kabupaten Pesawaran, menghadirkan KH Muhammad Rumlie dari Banten. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pesawaran -- Pemerintah Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Telukpandan, Kabupaten Pesawaran, bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lapangan desa setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian bersama jajaran pemerintah daerah, Camat Telukpandan, perwakilan kepala desa se-Kecamatan Telukpandan, unsur Polsek Padangcermin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, anggota DPRD Pesawaran, serta masyarakat Desa Sukajaya Lempasing.

Ketua Panitia sekaligus Ketua PHBI Desa Sukajaya Lempasing, Eko Joko Hartanto, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan tenaga, pikiran, dan materi sehingga pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW berjalan baik dan lancar. Semoga peringatan ini semakin mempererat tali silaturahmi, kekompakan warga, serta meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW," ujar Eko.


Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Edy Susanto, mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk mengingat sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini merupakan momen penting untuk mengingat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Semoga acara ini dapat meningkatkan iman kita," katanya.

Edy juga mengapresiasi masyarakat dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir. Semoga kita semakin mencintai dan menaati tuntunan junjungan kita, Nabi Muhammad SAW," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian mengapresiasi kekompakan masyarakat Sukajaya Lempasing dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.

Menurut dia, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal penting dalam membangun desa serta menjaga kehidupan sosial masyarakat.

"Kerja keras, kekompakan, dan gotong royong masyarakat sangat penting untuk menyelenggarakan kegiatan seperti Maulid ini dengan baik," katanya.

Nanda berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan nilai positif yang diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya sangat berharap masyarakat terus menjaga dan mempererat tali silaturahmi antarwarga," ujarnya.

Peringatan tersebut menghadirkan KH Muhammad Rumlie dari Banten sebagai penceramah. Kegiatan juga dimeriahkan penampilan Tim Hadroh Majelis Taklim Ziazatul Khoir Bakung.

Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Kehadiran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, aparat keamanan, dan warga menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan di Desa Sukajaya Lempasing. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos