Wakapolda: Kearifan Lokal Dukung Kamtibmas di Lampung

img
Serah terima jabatan Wakapolda Lampung./iwd
Bandar Lampung

Harianmomentum.com--Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolda) Lampung Komisaris Besar (Kombes) Polisi Rudi Setiawan mengatakan dengan mengedepankan kearifan lokal dapat menunjang dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah setempat.

Kombes Pol Rudi Setiawan resmi menjabat sebagai Wakapolda Lampung, usai digelar serah terima jabatan di aula GWS Mapolda Lampung, Jumat (17-5-2019).

Usai resmi menjabat Wakapolda, alumnus Akbari 1993 tersebut siap membantu Kapolda Lampung Irjenpol Purwadi Arianto dalam mengamankan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Lampung.

"Alhamdulillah saya bersyukur serah terima jabatan sudah selesai, dan siap bantu pak Kapolda Lampung," ujar Rudi.

Rudi mengaku, hal pertama yang akan dilakukannya adalah mengawal kebijakan Kapolda Lampung, dengan mengedepankan kearifan lokal.

"Saya mendukung Kapolda Lampung dalam berbagai strategi yang mengedepankan kearifan lokal, pak Wakapolda yang lama (Brigjenpol Teddy Minahasa) juga sudah menitipkan pesan dan memberikan beberapa masukan, kedepan kita teruskan," jelasnya.

Sementara mantan Wakapolda Lampung Brigjen Pol Teddy Minahasa yang saat ini menjabat sebagai staf ahli Kapolri bidang Manajemen mengatakan terkesan dengan Provinsi Lampung karena kultural masyarakat yang memiliki tingkat kekeluargaan sangat tinggi.

"Hal yang paling tidak bisa saya lupakan kuktur masyarakat Lampung yang familiar. Jadi kedatangan saya selama roadshow Dialog Interaktif Pemilu Aman Damai dan Sejuk di 15 kabupaten/kota begitu antusias disambut oleh seluruh elemen masyarakat," kata Teddy.

Dia melanjutkan, acara roadshow yang digelar dalam bentuk talkshow tersebut terjadi interaksi yang baik dari masyarakat.

"Jadi terjadi interaksi yang baik dalam talkshow yang mengangkat semacam tema yang dibangun untuk kondisi bangsa ke depan," paparnya.

Teddy mengungkapkan, bahwa Lampung merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan budaya, etnis, dan agama.

"Semua lengkap, orang berfikir Lampung sebagai luar jawa, terpencil dan sebagainya. Ternyata tidak, Lampung adalah kultur yang maju, dan Lampung miniatur Indonesia," ungkapnya.

Selanjutnya Teddy menyampaikan terimakasih kepada media yang ada di Lampung karena peranan media yang produktif dalam pengelolaan pemberitaan, khususnya saat berjalannya pesta rakyat yang lalu.

"Sehingga berdampak pada signifikansinya suasana yang kondusif," tegasnya. Menurut Teddy, kerja keras aparat keamanan TNI Polri perlu didukung dengan marketing pemberitaan yang produktif.

"Tidak terjadi kontraproduktif atau blunder.  Sehingga situasi kondusif itu barangkali sulit dicapai, tetapi yang saya alami secara pribadi selaku wakapolda selama berdinas disini, hal itu tidak terjadi, media di Lampung sangat partnership dan proaktif juga mendukung tugas aparat keamanan TNI Polri," bebernya.

Selanjutnya terkait tugas besar yang diamanatkan kepada Wakapolda yang baru menjabat Kombes Pol Rudi Setiawan, Teddy mengaku menitipkan pembangunan Markas Polda Lampung yang baru.

"Ya PR terbesar hanya pembangunan markas komando terbaru Polda Lampung itu aja, bukan kendala tapi karena tahapan penganggaran dua atau tiga tahap baru jadi," imbuhnya.

Lebih lanjut Teddy menargetkan pembangunan markas besar komando baru Polda Lampung dapat selesai tahun ini.

"Tugas Waka lebih pada mengelola pembangunan itu, (target) tahun ini harus kelar," pungkasnya.(iwd)



Leave a Comment