Mekanisme Pemilihan Ketua RT Menyerupai Pilkada

img
Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT 02/LK II, Jamhari (masker orange) bersama anggotanya. Foto: ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Mekanisme pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) 02, LK II, Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim, Kota Bandarlampung menyerupai pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Pemilihan langsung yang dilaksanakan di rumah Kepala Lingkungan II Selamet Harsono pada Minggu (24-1-2021) tersebut dilakukan secara terbuka, rahasia serta mengedepankan prinsip kejujuran dan keaadilan (jurdil). 

Selain itu, pelaksanaannya turut mengedepankan protokoler kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 saat pemilihan berlangsung.

Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT 02/LK II, Jamhari menjelaskan, pemilihan ketua RT 02 dilakukan sebaik mungkin sehingga masyarakat tertarik. 

"Terbukti, meski kondisi cuaca hujan, minat masyarakat RT 02/LK II Kelurahan Gunungsulah untuk memilih sangat tinggi. Dari 150 Kepala Keluarga (KK), sebanyak 121 KK datang ke TPS menggunakan hak pilihnya," kata Jamhari melalui rilis yang diterima harianmomentum.com, Senin (25-1-2021).

Jamhari melanjutkan, pemilihan Ketua RT 02 diikuti sebanyak tiga calon. Calon yang mendaftar sudah memenuhi persyaratan sebagaimana aturan dalam Peraturan Walikota. 

Tiga calon yang mengikuti pemilihan ketua RT 02 yaitu; nomor urut 1 Sutrisno, nomor urut 2 Anastasia Maryani, dan nomor urut 3 Jumadi.

Setelah dilakukan pemilihan, dari jumlah pemilih 121 suara, calon nomor 1 Sutrisno memperoleh (76) suara. 

Nomor 2 Anastasia (21) dan calon nomor 3 Jumadi (23) suara, dan satu suara tidak sah. 

"Dari hasil pemilihan ini, semua calon menerima dengan menandatangani berita acara peroleh suara," ujarnya.

Jamhari menyatakan, mekanisme Pemilihan RT tersebut mirip Pilkada. Sebab, ada penatapan calon, pengundian nomor urut, serta sosialisasi calon dengan menyebar gambar sesuai nomor urut oleh panitia pemilihan.

Selanjutnya masyarakat yang mempunyai hak memilih diberi undangan atau pemberitahuan secara tertulis. 

Surat undangan dibawa ke tempat TPS untuk absensi dan menerima kertas suara. 

"Setelah mendapatkan kertas suara calon pemilih langsung ke bilik suara untuk melakukan pencoblosan," tutur pria yang berprofesi sebagai jurnalis itu.

Jamhari menambahkan, pemilihan Ketua RT 02 juga menerapkan protokol kesehatan. Warga yang datang TPS harus memakai masker, cuci tangan, usai memilih langsung meninggalkan TPS. Sehingga tidak ada kerumuman massa. 

Kepala Lingkungan II Selamet Harsono memantau langsung pelaksanaan pemilihan Ketua RT 02. 

Dia mengatakan, ada 10 RT di lingkungan LK II Kelurahan Gunungsulah yang melakukan pemilihan Ketua RT, karena awal Februari 2021 habis masa jabatan.

Wargta setempat , Rohadi berujar, Pemilihan Ketua RT 02 LK II Gunung Sulah periode 2021-2024, mirip Pilkada. 

"Wah udah seperti Pilkada saja, ada kertas suara, dan bilik tempat pencoblosan," ujar Rohadi, salah satu tokoh masyarakat setempat.(rls)

Editor: Agung Chandra Widi






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos