Himapik Unila Gelar Kegiatan Akbar Fiexpo 2022

img
Webinar Nasional Fiexpo Himapik.

MOMENTUM, Bandarlampung--Pasca dies natalis, Himpunan Mahasiswa Perikanan dan Kelautan (Himapik) Universitas Lampung, menggelar kegiatan akbar Fiexpo Himapik 2022, 18-23 September 2022.

Mengusung tema Memperluas Cakrawala Bersama Perikanan dan Kelautan, kegiatan tahunan ini diwarnai dengan beberapa acara. Seperti, Webinar Nasional Fiexpo Himapik pada 18 September, Pekan Esai Nasional Online Himapik, Lomba Desain Infografis, Bazar dan talkshow. Keempat acara tersebut digelar bersamaan pada 23 Oktober 2022.

Pembukaan acara dan Webinar Nasional Fiexpo Himpunan Mahasiswa Perikanan dan Kelautan tahun 2022, ini dilaksanakan secara virtual melalui  zoom meeting Minggu (18/9/2022).

Sesuai dengan tema yang diangkat, topik bahasan webinar kali ini adalah bagaimana keadaan perairan yang ada Indonesia, pasca pandemi Covid-19 dan juga cara pengelolaan sumberdayanya.

Webinar dibuka oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Pertanian Unila, Kuswanta Futas Hidayat. Menghadirkan dua pemateri yaitu Wiro Wirandi selaku Ocean Program Manager of EcoNusa Foundation dan Mujizat Alam selaku Founder of National Oceanographic BUMN Holding Defend ID Officer.

Kedua pembicara membawakan materi yang sangat menarik dan informatif, terkait bidang Perikanan dan Kelautan di Indonesia. Khususnya untuk masyarakat umum. Hal ini membuat peserta yang hadir begitu antusias dalam mengikuti jalannya webinar.

Wiro Wirandi sebagai pemateri pertama, membahas tentang Konservasi dan Teknologi Sumber Daya Perairan Indonesia Pasca Pandemi Covid-19.

Ia menuturkan, perikanan tangkap menjadi salah satu penggerak ekonomi di sektor perikanan. Indonesia menjadi pusat keanekaragaman hayati, salah satunya pusat ikan karang di dunia, terdapat 90% jenis ikan karang dunia dapat ditemukan diwilayah Bird Head Sea-Scape.

Tak hanya itu, Indonesia pun menjadi pusat mangrove dunia, juga pusat lamun dunia. Dilain sisi khsusunya Lampung, menjadi penyumbang perikanan rajungan di Indonesia.

"Dampak Pandemi Covid 19 terhadap permasalahan perikanan di Indonesia meliputi sosial, ekonomi, lingkungan dan lain sebagainya. Namun Pasca pandemi covid 19 potensi perikanan di Indonesia semakin luas dalam proses produksi serta dukungan dalam pendistribusiannya," jelasnya.

Kemudian, Mujizat Alam sebagai pemateri kedua, membahas tentang Pengelolaan Sumber Daya Perairan Pasca Pandemi Covid-19.

Menurut dia, pembangunan industri maritim nasional dapat menjadi kunci dalam kemajuan perkenomian nasional. Sektor kelautan dan perikanan (Maritim) menjadi alternatif mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi bahkan ternyata sebanyak 75,5 persen publik yakin bahwa sektor maritim membantu mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Berdasarkan temuan surnas arus survei Indonesia, sektor kelautan dan perikanan (Maritim) menjadi sektor ekonomi terbesar kedua setelah pertanian dan peternakan.

"Hal tersebut menunjukan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi yang besar untuk kemajuan ekonomi negara," ucapnya.

Wakil Pembina Maulid Wahid Yusuf, menjelaskan, webinar ini besar rasa antusiasme dikarenakan rasa keingintahuan pasca pandemi Covid-19 terutama di bagian sektor perikanan. Apakah membaik atau memburuk.

"Harapannya untuk acara webinar bisa menjadi suatu informasi yang bisa membentuk rasa kepedulian terhadap sektor perikanan dan kelautan di indonesia, serta memotivasi para peserta webinar agar bergerak untuk sektor perikanan dan kelautan di indonesia," jelasnya.

Akhir Oktober mendatang, akan diselenggaran Lomba Pekan Esai Nasional Online Himapik dan Desain Infografis, Bazar dan Talkshow.  (*)


Editor: Muhammad Furqon


Leave a Comment