Seorang Anak di Pringsewu Jadi Korban Penganiayaan, Diduga Pelakunya ODGJ

img
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), Kurniawan menjenguk korban di rumah sakit dan menemui keluarga untuk memberikan dukungan. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu -- Seorang anak di bawah umur menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Hingga kini, korban masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 sore di perbatasan Pekon Sidodadi dan Pekon Wayngison. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diserang oleh seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RSUD Kota Metro. Tim medis masih berupaya maksimal untuk menstabilkan kondisi korban.

Kasus ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), Kurniawan. Ia menjenguk korban di rumah sakit serta menemui keluarga untuk memberikan dukungan.

Dalam kunjungannya, Kurniawan juga menyerahkan bantuan dana guna meringankan biaya pengobatan korban.

“Ini menyangkut nyawa dan tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah daerah harus hadir dan memastikan penanganan medis korban berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia juga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat, tidak hanya dalam penanganan korban, tetapi juga pengawasan terhadap ODGJ di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat perlu diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, ia menyatakan kesiapan untuk membantu menjembatani komunikasi dengan pemerintah daerah hingga ke tingkat yang lebih tinggi jika diperlukan.

Kurniawan juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang memiliki potensi risiko.

“Jika ada ODGJ yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan tepat,” katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penanganan ODGJ secara serius dan terintegrasi, guna menjaga keamanan lingkungan sekaligus memastikan pendekatan yang tepat dan manusiawi. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos