Kapolri dan Menhub Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni

img
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bakauheni -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi mengunjungi Pelabuhan Bakauheni untuk meninjau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026, Sabtu (28/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri dan Menhub didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama unsur Forkopimda dan jajaran terkait. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus balik serta kesiapan personel dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat.

Kapolri menyampaikan bahwa secara umum puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati dengan baik. Berdasarkan data, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jakarta mencapai 2.946.891 unit atau meningkat 20,49 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 1,82 persen dibandingkan Lebaran 2025.

Sementara itu, kendaraan yang telah kembali masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 2.561.629 unit, sehingga masih tersisa sekitar 13,7 persen kendaraan dalam perjalanan arus balik.

“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati, dan tinggal sebagian kecil yang masih bergerak. Mudah-mudahan seluruh masyarakat dapat kembali ke rumah dengan selamat,” ujar Kapolri.

Ia juga mengungkapkan adanya peningkatan pada berbagai moda transportasi. Untuk moda kereta api tercatat 3.047.676 penumpang atau naik 7,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Moda transportasi udara meningkat 6,27 persen dengan jumlah sekitar 4,12 juta penumpang, sementara transportasi darat naik 13,3 persen dan moda lainnya meningkat 13,89 persen.

Dari sisi keselamatan, Kapolri menegaskan terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 7,8 persen dibandingkan tahun lalu. Bahkan, angka fatalitas korban meninggal dunia juga menurun dari 377 menjadi 265 jiwa.

“Ini menunjukkan kerja keras seluruh pihak dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” tambahnya.

Khusus di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri menyebut seluruh skema rekayasa lalu lintas dan sistem pelayanan berjalan optimal. Situasi arus balik di pelabuhan terpantau dalam kondisi normal atau kategori hijau.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan mudik dan arus balik Lebaran 2026.

“Terima kasih kepada Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder yang telah bekerja keras. Hingga hari ini, pelaksanaan mudik dan arus balik berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menhub menambahkan, meskipun masih terdapat sekitar 30 persen pergerakan arus balik, seluruh skenario pengendalian telah dipersiapkan secara matang.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung pada periode 13–25 Maret 2026, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Lampung mengalami penurunan sebesar 16 persen dibandingkan tahun 2025.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi perhatian dan langkah strategis Kapolri, Kementerian Perhubungan, serta seluruh jajaran Forkopimda dan instansi terkait dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya di pintu gerbang utama Pulau Sumatra tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Lampung yang turut berperan aktif menjaga ketertiban dan mematuhi aturan lalu lintas selama arus mudik dan balik.

“Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci. Dari kelancaran mudik dan balik, kita belajar membangun disiplin kolektif, rasa aman, dan saling percaya sebagai pondasi menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Pelabuhan Bakauheni memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam pengelolaan arus transportasi.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga meninjau sejumlah fasilitas pendukung, seperti pos pelayanan terpadu, area antrean kendaraan, serta sistem pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan. Selain itu, dilakukan dialog dengan pemudik dan petugas guna memastikan kesiapan operasional serta respons cepat terhadap potensi gangguan.

Keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini dinilai menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan, sehingga mobilitas masyarakat dapat berlangsung aman, lancar, dan terkendali. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos