MOMENTUM, Blambanganumpu--Sepanjang tahun 2020, Pemkab Waykanan berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menekan angka kemiskinan.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Waykanan Ayu Asalasiyah saat Rapat Paripurna DPRD setempat dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Senin (30-3-2026).
Dalam paparannya, Ayu menyebutkan IPM Waykanan naik dari 71,17 pada tahun 2024 menjadi 71,98 pada 2025.
Pada periode yang sama, angka kemiskinan turun dari 10,43 persen menjadi 9,36 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan daerah mulai berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus pengurangan tingkat kemiskinan.
“Peningkatan IPM dan penurunan angka kemiskinan menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan daerah,” kata Ayu.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Waykanan juga meningkat dari 4,65 persen pada 2024 menjadi 5,34 persen pada 2025. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku naik dari Rp19,22 triliun menjadi Rp21,01 triliun.
Ayu menjelaskan, tahun 2025 menjadi periode penting bagi pembangunan daerah karena merupakan tahun awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Seluruh kebijakan pembangunan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengurangan kemiskinan,” ujarnya.
Dalam laporan tersebut juga disampaikan kinerja pengelolaan keuangan daerah. Realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai 95,66 persen dari target, sedangkan realisasi belanja daerah sebesar 92,36 persen. Sementara pembiayaan netto terealisasi 100 persen.
Menurut Ayu, capaian tersebut mencerminkan pengelolaan keuangan daerah yang cukup baik, meskipun masih perlu peningkatan dalam optimalisasi pendapatan daerah.
Bupati Ayu juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Way Kanan.
“Sinergi semua pihak sangat penting agar pembangunan daerah terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (**)
Editor: Munizar
