Pemkot Metro Fasilitasi Pengobatan Bocah Penderita Kelainan Jantung

img
Walikota Metro Bambang Imam Santoso menyerahkan bantaun fasilitas kesehatan untuk pengobattan dua bocah yang menderita kelainan jantung

MOMENTUM, Metro--Walikota Metro Bambang Iman Santoso, membantu dua anak penderita kelainan jantung yang harus menjalani pengobatan lanjutan di Jakarta. Bantuan diberikan untuk mendukung proses rujukan medis yang belum dapat ditangani dengan fasilitas kesehatan di daerah.

Menurut Bambang, penanganan penyakit jantung pada anak membutuhkan perhatian serius serta dukungan lintas sektor. Keterbatasan alat kesehatan di daerah, kata dia, masih menjadi tantangan sehingga pasien kerap harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap.

“Pemerintah Kota Metro akan terus berupaya memperkuat dukungan dari pemerintah pusat dan berbagai pihak agar fasilitas medis di Metro semakin lengkap,” kata Bambang, Minggu (5-4-2026).

Dia menegaskan, upaya tersebut juga menjadi bagian dari langkah jangka panjang agar anak-anak di Kota Metro yang mengalami penyakit serupa mendapatkan penanganan yang lebih baik dan terstruktur.

Koordinator Rumah Singgah FIKI Kota Metro Eka Kurniasih menjelaskan, dua pasien tersebut diberangkatkan dengan fasilitasi Yayasan Jantung Indonesia Kota Metro menuju Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita di Jakarta.

Kedua pasien adalah Danu yang akan menjalani kateterisasi jantung, serta Nabil yang akan menjalani pemeriksaan awal untuk tindakan penutupan celah jantung.

Eka menerangkan, pengobatan penyakit jantung pada anak bukan proses singkat. Penanganannya bisa berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

“Karena itu, dukungan moril bagi orang tua sangat penting agar mereka tidak merasa berjuang sendirian,” ujarnya.

Suliah ibu dari Nabil, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Nabil diketahui menderita Penyakit Jantung Bawaan sejak usia tujuh hari.

Setelah sempat dirawat intensif di RSUD Ahmad Yani Kota Metro saat berusia sembilan bulan akibat sesak napas, kini di usia dua tahun Nabil harus menjalani penanganan lanjutan di Jakarta.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami merasa tidak sendirian lagi menghadapi pengobatan anak kami,” kata Suliah. (**)






Editor: Munizar





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos