MOMENTUM, Bandarlampung-- Harta kekayaan Zulkarnain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Lampung tidak main- main.
Totalnya mencapai Rp8.945.484.494. Terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp7.365.750.000. Tiga lokasi berada di Jakarta Utara. Sedangkan satu lainnya di Bogor, Jawa Barat.
Kemudian alat transportasi dan mesin senilai Rp1.482.000.000. Terdiri dari empat jenis mobil dan satu unit sepeda motor.
Selain itu, Zulkarnain juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp82.500.000, serta kas dan setara kas Rp15.234.494.
Namun, pejabat yang dilantik pada 12 November 2025 itu juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp1.891.040.739. Sehingga kekayaan bersihnya (Rp8.945.484.494- Rp1.891.040.739) senilai Rp7.054.443.755.
Hal itu mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Zulkarnain yang terdaftar di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan nomor: 948567. Disampaikan pada 20 Februari 2026 untuk periodik tahun 2025.
Jumlah harta Zulkarnain sangat jomplang dengan dua pendahulunya di Kanwil Kemenag Lampung: Juanda Naim (Kakanwil 2020-2022) dan Puji Raharjo (Kakanwil 2022-2025).
Juanda Naim yang pernah menjabat sebagai Kabiro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian, Kementerian Agama (Kemenag) itu hanya tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp4.430.935.217. Laporan disampaikan Juanda pada 31 Desember 2024.
Begitu pun dengan Puji Raharjo yang kini menjabat sebagai Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Berdasarkan laporan yang disampaikan per 31 Desember 2025, Puji hanya memiliki total harta kekayaan sebesar Rp2.175.278.597.
Dikonfirmasi terkait hartanya, Kakanwil Kemenag Lampung Zulkarnain menyampaikan, telah melaporkan seluruh harta kekayaannya ke KPK.
Disinggung soal sumber kekayaan, Zulkarnain mengaku telah mengisi acara ceramah di televisi sejak tahun 2003. Dari ceramah itu dia mendapat honor. Sehingga tidak ada yang perlu dijelaskan lagi.
"Sudah dilaporkan semua ke KPK mas. Saya kan ceramah di tv dari 2003," ujarnya melalui pesan whatsapp (WA) kepada harianmomentum, Kamis (21-5-2026). (**)
Editor: Agung Darma Wijaya
