HAN 2026, Nur Rohman: Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Bangsa

img
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Nur Rohman. Foto: Ist.

MOMENTUM, Gunungsugih -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Nur Rohman, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen dalam melindungi, memenuhi hak, dan memberikan pendidikan terbaik bagi anak.

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", peringatan HAN 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapat perhatian dan perlindungan dari seluruh pihak.

Nur Rohman menegaskan, sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, terutama di lingkungan pendidikan.

"Anak-anak adalah aset terbesar bangsa dan harapan masa depan Lampung Tengah. Selamat Hari Anak Nasional. Mari bersama-sama memastikan mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, kreatif, serta terlindungi dari segala bentuk kekerasan," ujar Nur Rohman, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan menyediakan fasilitas yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Ia menegaskan, anak bukan sekadar objek pembangunan, tetapi merupakan subjek yang memiliki hak untuk didengar dan berpartisipasi sesuai tingkat kematangannya.

"Investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan kualitas setiap anak Indonesia. Ketika seluruh pihak bersatu melindungi anak dan memenuhi hak-haknya, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi masa depan bangsa yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan," katanya.

Nur Rohman menambahkan, peringatan HAN 2026 juga mengusung tagline "Sayang Anak Sayang Indonesia" dengan tagar #HariAnakNasional2026 dan #SayangAnakSayangIndonesia sebagai ajakan untuk memperkuat kampanye perlindungan anak di ruang digital.

Selain itu, HAN 2026 mengedepankan delapan nilai utama, yakni berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, solidaritas, aman, dan bertanggung jawab sebagai karakter yang diharapkan tumbuh pada setiap anak Indonesia.

Pelaksanaan HAN juga berpedoman pada lima prinsip, yaitu ramah anak, desentralisasi, apresiatif, partisipatif dan kolaboratif, serta berdampak, sehingga seluruh kegiatan benar-benar memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak.

Di akhir pesannya, Nur Rohman mengingatkan anak-anak agar tidak takut melaporkan apabila mengalami kekerasan atau perlakuan yang membuat mereka tidak nyaman.

"Kalian berhak hidup aman dan bahagia di rumah, sekolah, ruang publik, maupun di dunia digital. Berbeda itu biasa dan berteman itu luar biasa. Jika mengalami kekerasan atau merasa tidak nyaman, jangan diam. Ceritakan kepada orang dewasa yang kalian percaya agar segera mendapatkan perlindungan," pungkasnya. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos