MOMENTUM, Seputihraman--Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, meluncurkan 14 Sekolah Lansia "Luna Maya" (Lanjut Usia Tapi Masih Berdaya) di Kecamatan Seputihraman, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (4/8/2026).
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lanjut usia agar tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia.
Peluncuran Sekolah Lansia dilakukan bersamaan dengan pencanangan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Kampung Ruktiendah.
Wulan mengatakan Sekolah Lansia menjadi salah satu upaya menyiapkan masyarakat yang sehat dan berdaya di setiap tahap kehidupan. Menurutnya, para lansia perlu mendapatkan ruang untuk terus belajar, bersosialisasi, dan menjaga kesehatan.
"Melalui Sekolah Lansia, kita berharap para orang tua kita tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia. Mereka memiliki kesempatan untuk terus belajar, bersosialisasi, serta menjaga kualitas hidup secara fisik, mental, dan spiritual," ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya menyasar anak-anak dan usia produktif, tetapi juga harus mencakup kelompok lanjut usia agar tetap mandiri dan berdaya.
Program Sekolah Lansia merupakan pendidikan nonformal yang memberikan pembelajaran mengenai kesehatan, pola hidup sehat, aktivitas sosial, hingga penguatan kesehatan mental dan spiritual bagi para peserta.
Hingga saat ini, sebanyak 1.249 lansia di Kabupaten Lampung Tengah telah bergabung dalam program tersebut.
Selain meluncurkan Sekolah Lansia, Wulan juga meninjau pelayanan Posyandu dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi balita, ibu, dan lansia. Ia mengapresiasi tenaga kesehatan serta kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya berpesan agar terus menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan dan mengajak masyarakat memanfaatkan program cek kesehatan gratis ini," katanya.
Wulan berharap kehadiran Sekolah Lansia dapat menjadi wadah bagi para lanjut usia untuk tetap aktif menjalani kehidupan, sekaligus memperkuat peran mereka di tengah keluarga dan masyarakat. Menurutnya, lansia yang sehat, mandiri, dan produktif merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas.(*)
Editor: Muhammad Furqon
