MOMENTUM, Bandarlampung--Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri acara Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pengurus Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lampung masa khidmat 2026-2031 yang digelar di Ballroom Radisson Hotel Bandarlampung pada Minggu, 13 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mendorong Fatayat NU untuk memperkuat pemberdayaan perempuan serta kualitas sumber daya manusia (SDM) demi menghadapi tantangan pembangunan masa depan.
Menurut Gubernur Mirza, peningkatan kualitas perempuan menjadi aspek yang sangat krusial mengingat lebih dari separuh populasi di Lampung merupakan perempuan. Peran kaum perempuan yang semakin produktif dan berdaya dinilai memberikan dampak langsung terhadap kekuatan ekonomi keluarga serta kualitas generasi penerus. Ia juga memaparkan bahwa pembangunan di Lampung ke depan tidak bisa lagi hanya mengandalkan sektor berbasis sumber daya alam dan ketersediaan lahan, melainkan harus bergeser pada penguatan kualitas manusia.
Lebih lanjut, Gubernur menilai Fatayat NU memiliki posisi strategis sebagai ruang kaderisasi perempuan yang telah melahirkan banyak tokoh publik, mulai dari tingkat wakil gubernur, bupati/walikota, hingga 37 kader perempuan yang kini duduk sebagai anggota DPRD. Oleh karena itu, ia berpesan agar program pemberdayaan Fatayat dapat diperluas hingga ke tingkat desa melalui sektor pendidikan, kewirausahaan, UMKM, serta penguatan ketahanan keluarga di tengah tantangan bonus demografi.
Dalam bidang ekonomi, Gubernur Mirza turut mengajak Fatayat NU untuk mengambil bagian aktif dalam program hilirisasi komoditas unggulan pertanian lokal yang saat ini baru mencapai sekitar 40 persen di daerah. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM berbasis potensi lokal agar perempuan dapat terlibat langsung dalam rantai nilai ekonomi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PP Fatayat NU, Dewi Winarti, menyampaikan bahwa kepengurusan baru periode 2026–2031 memiliki tantangan besar untuk meningkatkan kualitas kaderisasi, program, dan pelayanan organisasi. Senada dengan hal tersebut, Ketua PWNU Lampung Dr. H. Puji Rahardjo mengapresiasi regenerasi kepemimpinan perempuan di lingkungan NU yang berjalan dengan baik. Pelantikan ini turut menandai kepemimpinan PW Fatayat NU Lampung masa khidmah 2026–2031 di bawah kepem Ketua Maulidah Zauroh yang terpilih melalui Konferwil pada awal Mei 2026.(**)
Editor: Agus Setyawan
