Disdikbud Lamteng Dorong Siswa Rajin Belajar dan Kerja Keras

img
Kepala Disdikbud Lampung Tengah Nur Rohman. Foto: Ist.

MOMENTUM, Gunungsugih--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mendorong peserta didik untuk membangun semangat belajar, kerja keras, serta karakter positif sebagai bekal menghadapi masa depan.

Kepala Disdikbud Lampung Tengah Nur Rohman mengatakan, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kepintaran, kekayaan, koneksi, maupun pengalaman. Menurutnya, kerajinan, sikap, kerja keras, kemauan belajar, dan ketekunan juga menjadi bagian penting dalam mencapai keberhasilan.

“Setiap anak memiliki kelebihan dan prosesnya masing-masing. Ketika belum unggul dalam kepintaran, maka harus mampu mengimbanginya dengan kerajinan. Jika belum memiliki pengalaman, teruslah belajar. Dan ketika hasil belum sesuai harapan, jangan berhenti menjalani proses dengan kerja keras dan ketekunan,” ujar Nur Rohman, Jumat (18/9/2026).

Ia menekankan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, sikap, dan kemauan untuk terus berkembang.

Nur Rohman juga mengingatkan peserta didik agar tidak mudah merasa rendah diri ketika menghadapi keterbatasan. Setiap orang memiliki perjalanan dan kemampuan yang berbeda sehingga tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.

“Kalau kalah di pintar, menanglah di rajin. Kalau kalah di koneksi, menanglah di attitude. Kalau kalah di harta, menanglah di kerja keras. Kalau kalah di pengalaman, menanglah di kemauan belajar. Kalau kalah di hasil, menanglah di proses. Dan kalau merasa kalah di segala hal, setidaknya jangan pernah kalah dalam doa,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan merupakan hasil dari proses yang dijalani dengan konsisten. Karena itu, peserta didik didorong untuk terus memperbaiki diri dan memberikan kemampuan terbaik dalam setiap tahapan yang dilalui.

Selain semangat belajar dan kerja keras, ia menilai nilai spiritual juga penting dalam membentuk pribadi yang kuat. Doa, kata dia, menjadi salah satu penguat ketika seseorang menghadapi berbagai persoalan dan tantangan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan Disdikbud Lampung Tengah untuk membangun pendidikan yang tidak hanya menghasilkan peserta didik berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, pantang menyerah, beretika, dan memiliki kemauan untuk terus belajar.

Bagi Disdikbud Lampung Tengah, pendidikan merupakan proses panjang dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman dengan tetap memegang nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos