Polresta Tembak Pelaku Curanmor

img
Barang bukti kejahatan pencurian sepeda motor yang berhasil diamankan petugas.

MOMENTUM, Bandarlampung--Tim opsnal Satreskrim Polresta Bandarlampung terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap pelaku curanmor lantaran melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Dua tersangka berinisial ID dan FM, warga Desa Bungkuk, Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur tersebut akhirnya tewas diterjang timah panas.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto mengatakan, kedua tersangka tewas saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Lampung.

Ino menuturkan, kedua tersangka melakukan perlawanan aktif saat jajarannya melakukan penangkapan pada Senin (27-9-2021) sekira pukul 13.00 WIB.

"Keduanya melawan petugas dengan mengeluarkan senjata api. Pelaku sempat melepaskan satu tembakan ke arah petugas," ujar Kapolresta.

Alumni Akpol tahun 1996 ini menjelaskan, sebelumnya tim opsnal Satreskrim Polresta telah lebih dulu membuntuti gerak gerik kedua pelaku. Sebab, keduanya merupakan pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polresta Bandarlampung.

Saat tersangka ID dan FM berada di sekitar wilayah Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, petugas langsung bergerak melakukan penangkapan.

"Awalnya mereka mengetahui sedang dibuntuti oleh petugas dan berusaha melarikan diri. Karena itu petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dan disaksikan masyarakat sekitar," tutur Ino.

Ino melanjutkan, ID dan FM merupakan residivis dengan kasus yang sama. Berdasarkan catatan kepolisian, terdapat enam laporan pencurian yang diterima polisi yang dilakukan oleh ID dan FM dari puluhan kali pencurian yang dilakukan keduanya.

Menurut Ino, pencurian yang dilakukan komplotan ini dengan modus berkeliling mengincar motor korban.

"Jadi random, tidak ada target khusus. Ketika melihat ada motor yang menurut mereka aman langsung di eksekusi," kata Kapolresta.

Ino menambahkan, dari tangan tersangka pihaknya mengamankan barang bukti berupa sepucuk senpi rakitan jenis revolver, selongsong peluru dan amunisi yang belum sempat ditembakkan.

Selain itu, petugas juga mengamankan kunci leter T, ponsel dan sepeda motor Honda Beat Magenta - Hitam tanpa plat nomor yang diduga merupakan hasil curian.

"Saat ini kedua jenazah pelaku, sedang disiapkan untuk kemudian diserahkan ke keluarga di kampung halaman nya," pungkas Ino.(**)

Laporan: Ira Widya

Editor: Agus Setyawan






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos