Kondisi Pasar Hobi Kemiling yang Memprihatinkan

img
Pasar Hobi Kemiling, eks pasar Terminal Kemiling, Bandarlampung.

MOMENTUM, Bandarlampung--Pasar Hobi Kemiling, Bandarlampung, kondisinya memprihatinkan. Banyak bagian bangunan rusak. Lingkungan pasar juga kumuh.

Pasar Hobi tersebut sebenarnya letaknya cukup strategis. Karena satu lokasi dengan terminal angkutan kota (angkot). Sehingga pasar itu dikenal dengan pasar terminal Kemiling.

Selain itu, juga terletak di jalur utama yang menghubungkan batas wilayah Bandarlampung dengan Kabupaten Pesawaran.

Kendati dekat dengan mobilitas masyarakat, Pasar Hobi hingga kini tak berubah, tetap sepi. Bahkan, makin hari semakin kumuh. Karena kerusakan toko, kios, lapak dan bahkan bangunan, semakin parah.

Padahal, di pasar itu ada sekitar 200 tempat usaha terdiri dari 40 ruko, 60 kios dan 108 lapak. Namun, sebagian besar dibiarkan nganggur dan tak berpenghuni.

Misalnya, dari 40 ruko yang berjajar menghadap jalan raya. Hanya 10 ruko yang digunakan untuk tempat usaha. Seperti penjahit, penjual baju, tempat playstasion atau PS, gudang galon, dan apotik. Sisanya, nganggur.

Hal itu masih lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi di dalam pasar. Hanya ada satu pedagang kopi. Artinya, hampir seluruh kios dan lapaknya mangkrak.

Ada kantor sejumlah organisasi seperti Kantor DPD Banteng Muda Indonesia, DPC Koalisi Wartawan Rangking Indonesia dan DPD Lembaga Perlindungan Konsumen.  Namun semua pintunya tertutup, seperti tak berpenghuni.

Selain ruko, kios dan lapak kosong, keprihatikan Pasar Hobi diperparah dengan kondisi lantai yang kotor, dan ada beberapa bagian keramik yang pecah. Plafon juga sudah banyak yang jebol dan meneteskan air, membuat lantai menjadi beceh dan kumuh.

Selain itu, sejumlah railing door kios juga jebol. Juga,  dinding bangunan penuh coretan cat pilog dengan kata-kata tidak senonoh.

Kerusakan dan kemumuhan itu belum cukup. Bangunan ruko bagian luar juga banyak yang hancur. Kacanya pecah atau hilang. Bahkan, ada satu bangunan yang tak lagi beratap. Dari flyover Kemiling-Pramuka yang terlihat tinggal rangka atap.

Seorang pedagang kopi, sebut saja Sulai, mengatakan kondisi tersebut sudah lama dan belum pernah ada usaha perbaikan oleh pihak mana pun.

"Sudah lama begini mas kondisinya, dibiarkan saja. Bahkan hanya saya yang jualan didalam sini setiap hari," katanya kepada harianmomentum.com, Rabu (23-2-2022).

Dia juga mengatakan awalnya hanya beberapa pedagang yang ada disini, saat pasar baru diresmikan. Tapi tidak lama, semuanya pergi karena sepi.

"Jadi di dalam sini hanya saya sendiri, yang aktif paling hanya ruko-ruko yang menghadap ke jalan itupun tidak semua," ujarnya.

Dia berharap pemerintah memperhatikan kondisi pasar agar bisa aktif dan ramai layaknya pusat perdagangan. "Semoga bisa dapat perhatian lebih untuk pasar ini, karena sayang sekali tempatnya jadi rusak," ucapnya.

Melihat kondisi pasar terbengkali, Pemkot Bandarlampung mengubah pasar terminal menjadi Pasar Hobi. Pusat penjualan komoditas yang menjadi hobi masyarakat. Seperti burung kicau, ikan hias dan sebagainya.

Namun, hingga kini belum terlihat massa mangkrak pasar tersebut segera berakhir. Dan, menjadi pusat penjualan komoditas hobi masyarakat yang membanggakan. (*).






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos