MOMENTUM, Bandarlampung--Musyawarah Dewan Kehormatan (DK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, sepakat memilih Adi Kurniawan sebagai ketua DK, Kamis (15-1-2026).
Musyawarah DK berlangsung di Balai Watawan Hi Solfian Akhmad di Bandarlampung. Rapat dipimpin Sekretaris DK, Zahral Mutzaini dan dihadiri anggota DK: Zahdi Basran, M Furqon, Levianti Mega.
Sebelumnya, rapat pleno pengurus PWI Lampung secara aklamasi memilih Direktur Radar Lampung Group, Adi Kurniawan sebagai anggota DK periode 2021-2026, menggantikan Iskandar Zulkarnaian yang mengundurkan diri.
Rapat dipimpin Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah. Dihadiri para ketua PWI Kabupaten/Kota se-Lampung, Dewan Penasehat PWI Supriyadi Alfian dan Mirwan Karim, dan Dewan Kehormatan PWI Lampung.
Adi Kuniawan, dinilai memiliki kompetensi, integritas, serta energi yang masih kuat untuk mengemban amanah strategis di tubuh organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
“Rapat mengamanahkan Adi Kurniawan sebagai Ketua DK PWI Lampung,” ujar Sekretaris DK PWI Lampung, Zahral Mutzaini, saat membacakan berita acara rapat.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua DK, Adi Kurniawan menyampaikan komitmennya untuk mengoptimalkan peran Dewan Kehormatan dalam menjaga marwah dan etika organisasi.
"Insya Allah, dengan sisa waktu yang ada, DK akan memberi warna dalam perputaran organisasi,” kata Adi.
Sementara, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengatakan, akan segera mengusulkan Surat Keputusan (SK) pergantian kepengurusan tersebut ke PWI Pusat.
Menurut Wira, pengusulan SK juga akan disertai penyesuaian struktur organisasi.
“Kita akan segera usulkan SK ke PWI Pusat. Sekaligus akan ada perubahan struktur di PWI Lampung, mengingat ada beberapa pengurus yang berhalangan tetap,” ujar Wira.
Dilain sisi, Dewan Penasihat PWI Lampung Supriyadi Alfian, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Adi Kurniawan sebagai Ketua DK PWI Lampung.
Dia berharap, momentum itu dapat memperkuat soliditas internal organisasi.
“Saya berharap pengurus PWI Lampung ke depan semakin kompak serta mampu menjaga etika, baik sebagai pengurus organisasi maupun sebagai wartawan yang profesional,” pungkasnya. (**)menjaga etika, baik sebagai pengurus organisasi maupun sebagai wartawan yang profesional,” pungkasnya. (**)
Editor: Harian Momentum
