MOMENTUM, Jakarta - SD Fransiskus 2 Pahoman Bandarlampung meraih juara pertama Dancow Indonesia Cerdas Season 2. Posisi kedua ditempati SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar, sedangkan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta meraih juara ketiga.
Ketiga sekolah tersebut berhasil menjadi yang terbaik setelah mengungguli finalis dari 14 provinsi lainnya dalam babak final kompetisi edukatif persembahan Nestlé Dancow.
Kompetisi yang mendapat dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI tersebut menjaring 192.000 siswa dari 2.168 sekolah di 40 kota dan 15 provinsi.
Category Marketing Manager Dancow Yohana Yose Gunawan mengatakan kompetisi tersebut merupakan bagian dari komitmen Nestlé Dancow dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia melalui pemenuhan gizi dan stimulus belajar.
“Setiap anak Indonesia memiliki potensi luar biasa ketika mendapatkan dukungan gizi yang tepat serta kesempatan belajar yang berkualitas,” kata Yohana dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2026).
Menurut dia, Dancow Indonesia Cerdas yang digelar sejak 2025 dirancang untuk menstimulasi kemampuan anak, baik secara akademis maupun sosial dan emosional.
Kompetisi tersebut menggabungkan pembelajaran dengan berbagai tantangan berupa soal dan permainan yang diselaraskan dengan kurikulum nasional. Materi yang diberikan mencakup literasi, numerasi, berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, hingga kerja sama tim.
“Selamat kepada para tim pemenang dan seluruh finalis yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami harap prestasi ini juga dapat menginspirasi lebih banyak anak Indonesia agar terus berani bermimpi, giat belajar, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” ujarnya.
Anggota tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandarlampung, Nicho, mengatakan kompetisi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi dirinya bersama dua rekannya, Jeselyne dan Bagas.
“Dari awal kompetisi hingga berhasil masuk ke tingkat nasional, kami banyak belajar, berlatih, dan saling menyemangati,” kata Nicho.
Ia mengaku bangga setelah timnya dinyatakan sebagai juara pertama. Menurut dia, pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, dan teman-teman di sekolah.
Kepala SD Fransiskus 2 Pahoman Bandarlampung Sr. M. Paulis FSGM mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah dan orang tua siswa.
“Menjadi juara satu tentu suatu kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah mereka belajar bahwa prestasi lahir dari kerja keras, disiplin, kerja sama, dan keberanian untuk terus berkembang,” ujarnya.
Babak final Dancow Indonesia Cerdas Season 2 dikemas dalam format edutainment yang ditayangkan melalui Indosiar dan sejumlah platform digital sepanjang Juli-Agustus 2026.
Penyelenggara menyebut format tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran di luar ruang kelas sekaligus menjadi alternatif aktivitas belajar bersama keluarga.
Yohana mengatakan Nestlé Dancow akan melanjutkan berbagai inisiatif yang memadukan dukungan gizi dengan stimulus belajar untuk anak Indonesia.
“Dengan semangat tersebut, kami berharap dapat senantiasa berkontribusi dalam mempersiapkan generasi Indonesia yang cerdas secara menyeluruh, berkarakter, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Sejak 2008, Nestlé Dancow mengklaim telah menjalin berbagai program kemitraan dengan Kemendikdasmen yang berfokus pada pendidikan dan inovasi bagi siswa sekolah dasar. Secara keseluruhan, berbagai program tersebut disebut telah menjangkau lebih dari 392.000 anak di 40 kota dan kabupaten di Indonesia.(*)
Editor: Muhammad Furqon
