MOMENTUM, Bandarlampung--Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung menyelenggarakan Konferensi Internasional Ketujuh Pendidikan Progresif atau The 7th International Conference on Progressive Education (ICOPE) 2026. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta, pembicara utama, dan peneliti dari berbagai negara pada Sabtu (12-9).
Dekan FKIP Universitas Lampung, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kerja sama penelitian. Forum akademik tersebut dirancang guna mengubah gagasan-gagasan cemerlang menjadi tindakan nyata di dunia pendidikan.
"Konferensi ini tidak sekadar pertemuan akademik. Kami hadir untuk memperkuat kolaborasi dan mengubah ide menjadi tindakan pendidikan yang bermakna — menuju pendidikan yang inovatif, inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global," ujar Dekan FKIP Unila Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.
ICOPE 2026 mengangkat tema utama seputar pengembangan karier, pendidikan berkelanjutan, inovasi, serta kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Acara ini menghadirkan lima pembicara utama dari berbagai negara.
Di antara pembicara tersebut yakni Dr. Angela Farrell dari Universitas Limerick (Irlandia), Prof. Anna Ruyam Sefa, Ph.D. dari Universitas Manajemen, Teknologi, dan Ekonomi Sankt Peterburg (Rusia), Prof. Hasan Hariri, S.Pd., M.B.A., Ph.D. dari FKIP Unila, serta Assoc. Prof. Dr. Sirena Basri Abdul Rahman dari Universiti Teknologi MARA (Malaysia).
Kegiatan ini dihadiri pula oleh Wakil Rektor, Ketua Senat Universitas Lampung Prof. Hera Pratiwi, pejabat lingkup universitas dan fakultas, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
Dengan diikuti lebih dari 300 peserta dan pemaparan sekitar 156 makalah, konferensi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan dan praktik pendidikan yang dapat diimplementasikan di berbagai jenjang pendidikan. Implementasi ini menyasar skala daerah di Lampung maupun tingkat nasional dan internasional.
"Harapan kami, jejaring yang terjalin hari ini terus tumbuh dan menghasilkan karya nyata bagi kemajuan pendidikan yang berpusat pada manusia dan tanggap terhadap perkembangan dunia," tambah Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.(**)
Editor: Agus Setyawan
