MOMENTUM, Gunungsugih--Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkahnya dilakukan melalui rapat konsolidasi terkait implementasi sembilan paket penguatan ekonomi daerah melalui layanan pertanahan dan tata ruang.
Konsolidasi tersebut diarahkan untuk membangun layanan pertanahan dan tata ruang yang lebih terintegrasi, tertib, dan transparan sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Plt. Kepala Bapenda Lampung Tengah, Muhammad Arnez, mengatakan penguatan layanan pertanahan dan tata ruang memiliki kaitan langsung dengan aktivitas ekonomi. Menurutnya, pelayanan yang cepat, tertib, dan memberikan kepastian dapat membuka ruang bagi berkembangnya kegiatan usaha dan investasi di daerah.
"Penguatan ekonomi daerah tidak hanya berbicara tentang angka pendapatan, tetapi juga bagaimana pemerintah menghadirkan pelayanan yang memberikan kepastian, kemudahan dan membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Arnez, Jumat (28/8/2026).
Ia menilai koordinasi antarperangkat daerah menjadi penting agar kebijakan pertanahan dan tata ruang tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terintegrasi dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat.
Arnez mengatakan langkah tersebut sejalan dengan komitmen Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengoptimalkan potensi daerah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Bapenda, lanjutnya, akan terus mendukung program strategis pemerintah daerah melalui penguatan koordinasi, optimalisasi potensi pendapatan, serta penciptaan iklim pelayanan yang dapat mendorong aktivitas ekonomi.
"Kami ingin setiap layanan pemerintah menjadi jembatan, bukan hambatan. Ketika pelayanan semakin tertib dan terintegrasi, maka peluang ekonomi masyarakat juga semakin terbuka," ujarnya.
Rapat konsolidasi tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat pelaksanaan sembilan paket penguatan ekonomi daerah. Selain itu, forum tersebut menjadi sarana memperkuat sinergi Pemkab Lampung Tengah dengan instansi terkait.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pemkab Lampung Tengah optimistis layanan pertanahan dan tata ruang dapat semakin mendukung pembangunan daerah yang produktif dan berkelanjutan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(*)
Editor: Muhammad Furqon
