Ingin Baktikan Diri, Dokter Spesialis Bedah Daftar Caleg Hanura

img
Dr Hi Aswedi Putra, Sp OT FICS. Foto: Agung Chandra Widi
Harianmomentum--Menyikapi makin besarnya persoalan di lingkungan masyarakat, dr. Hi. Aswedi Putra Sp OT FICS, mendaftar sebagai calon anggota legeslatif di Provinsi Lampung.

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menjadi pilihan dokter spesialis bedah tulang dan traumatologi itu memulai karier di panggung politik. 

"Saya ingin berpolitik untuk dapat ikut memberikan konstribusi dalam meringankan beban masyarakat di Bandarlampung," kata dokter spesialis yang masih aktif praktek di fasilitas kesehatan (faskes) di Bandarlampung, Selasa (12/9).

Pria kelahiran Aceh itu mengatakan, masih banyak ketidakadilan yang menimpa masyarakat kecil khususnya di bidang kesehatan, sehingga menarik minat untuk ikut terjun di dunia politik.

"Kalau mau ikut merubah sistem, kita harus ikut terjun di dalamnya, sehingga bisa mewarnai dan dapat turut meringankan beban masyarakat," katanya.

Dokter yang aktif sebagai aktivis kesehatan itu juga mengaku sengaja daftar Hanura karena memang sudah lama ikut berkecimpung dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan partai ini.

"Saya beberapa kali ikut serta dalam kegiatan sosial partai Hanura, salah satunya saat bagi bagi sembako di DPC Hanura Bandarlampung," katanya saat di RS Pertamina Bintang Amin, Bandarlampung.

Menurut dia, selama ini sudah banyak ikut menyuarakan ketidakadilan tersebut ke publik. "Tidak hanya unjuk rasa, ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial untuk meringankan beban masyarakat juga terus dilakukan," katanya.

Dulu, ia menyebutkan, ikut berperan dalam aksi ketidakadilan yang ada di RSUD Abdoel Moeloek, kemudian demo mengenai dokter Ayu di Jakarta juga ikut demo mengenai dokter layanan primer (Delpi).

Maka, ia melanjutkan, saat ini ingin masuk ke dalam dunia politik, karena hanya aksi di luar tidak menimbulkan dampak yang signifikan.

"Semua tetap ada pada legislatif, jadi saya berkeinginan untuk ikut serta dalam Pemilu legislatif 2019," ujarnya.

Melalui banyak organisasi yang digelutinya tersebut, dokter yang masih aktif bertugas itu yakin mampu mendapatkan kursi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung periode 2019-2024.

"Untuk itu juga, saya butuh partai yang mendukung saya. Saya di tawari ikut daftar pada penjaringan Hanura oleh salah satu teman, Pak Andi Surya, kebetulan kami sama-sama orang Aceh," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu yang mendorong dirinya untuk maju sebagai calon legislatif karena istrinya. "Selama ini dia sudah banyak melakukan demo tetapi hasilnya kurang maksimal. Nah Istri saya itu ngomong ke saya, ngapain bapak ini berjuang dari luar terus, coba berjuang dari dalam. Demo itu berjuang dari luar, sedangkan yang saat ini mau saya lakukan sebagai caleg ya berjuang dari dalam," ujarnya.

Bila dipercaya duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung, ia mengungkapkan akan tetap terus menjalankan aktivitasnya sebagai dokter. "Dokter itu profesi saya, saya cintai profesi itu, jadi kalaupun jadi saya akan tetap bertugas sebagai dokter," tukasnya.

Pria kelahiran 56 tahun lalu itu juga aktif dalam organisasi non partai seperti Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI) Lampung sebagai ketua bidang legalislasi, Sekretaris Persatuan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia (PABOI) cabang Lampung, anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bandarlampung, Ketua Mitsubishi Outlander Sport Indonesia (MITOSI) chapter Lampung, Kepala Bagian Kesehatan dan Bencana Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) lokal Bandarlampung, anggota Komunitas White Car Indonesia (WCI) regional Lampung, anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) dan Dewan Penasehat Komunitas Motor Gede Rumah Sakit.(acw)

Leave a Comment