Pemanfaatan Teknologi, Jelajahi IIB Darmajaya Lewat Game 3D

img
Ilustrasi. Game 3 dimensi exploer Darmajaya./ist

Harianmomentum.com--Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, saat ini teknologi game juga berkembang sangat pesat. Bukan hanya sebagai media hiburan dalam mengisi waktu luang, game juga bisa berisikan materi-materi tentang edukasi.

Hal itu pula yang dilakukan Endy Virgiawan, mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang berinisiatif merancang Game Edukasi 3D sebagai panduan pengenalan IIB Darmajaya untuk calon mahasiswa berbasis Android. Game itu dapat diunduh di Playstore dengan nama Explore Darmajaya.

Game tersebut memudahkan calon mahasiswa untuk mendapatkan informasi tata letak gedung di IIB Darmajaya dengan lebih interaktif. Tak hanya calon mahasiswa, game ini juga bermanfaat bagi masyarakat umum untuk memberikan pengalaman menarik menjelajahi Kampus Darmajaya melalui smartphone.

“Aplikasi ini dijalankan secara offline atau dapat dijalankan tanpa menggunakan koneksi internet. Game ini bersifat mobile dapat diinstal pada smartphone dengan type dan merk apapun berbasis Android versi 5.0 (Lollipop).” ujar pria berusia 22 tahun ini.

Penelitian ini dilakukan Endy dalam skripsinya untuk mencapai gelar Sarjana Komputer pada Program Studi (Prodi) Teknik Informatika IIB Darmajaya. Ia menjelaskan,dalam game rancangannya terdapat dua misi yang harus diselesaikan oleh pengguna (user).

Misi pertama, pengguna harus mendatangi gedung-gedung yang sudah ditentukan (gedung A,B,C,E dan Masjid) untuk mendapatkan informasi sekaligus amunisi yang bisa digunakan pada misi selanjutnya.

Misi kedua, pengguna harus bermain game menembak target yang sudah ditentukan. Jika berhasil mendapatkan skor nilai 10 atau lebih besar sebelum waktu habis, maka pengguna dinyatakan menang dan dapat mengakses seluruh gedung yang ada di IIB Darmajaya  untuk mendapatkan informasi disetiap gedung tersebut.

“Tampilan pemodelan 3D gedung yang ada pada aplikasi ini hanya bisa dilihat dari bagian luar (eksterior). Aplikasi ini kurang responsif jika berjalan di smartphone dengan RAM (Random Access Memory) dibawah 2 GB  (Gigabyte),” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Prodi Teknik Informatika, Yuni Arkhiansyah mengapresiasi Game  Edukasi 3D tersebut yang dirancang mahasiswa IIB Darmajaya.

Dia berharap, dengan adanya aplikasi tersebut, calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di IIB Darmajaya bisa lebih mudah mendapatkan informasi tata letak gedung dan juga pengalaman menjelajahi Kampus Darmajaya melalui smartphone.

“IIB Darmajaya mendukung para mahasiswa untuk aktif dan kreatif melakukan penelitian sebagai salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Dosen Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya ini memberikan saran, game rancangan Endy untuk dikembangkan lagi.

Misalnya, dengan menambahkan fitur memasuki gedung, dan menambah detail pada gedung bagian dalam (interior) untuk melengkapi aplikasi game edukasi 3D sebagai panduan pengenalan IIB Darmajaya.

Selain itu, bisa juga ditambahkan karakter lain yang dapat bergerak menggunakan animasi sehingga terlihat lebih realistis.(rls)



Leave a Comment