Pelajar SMAN 1 Pringsewu Raih Dua Penghargaan dari Pesona Batik Nsantara

img
Diva Amanda Sutomo, pelajar kelas Xl SMA Negeri 1 Pringsewu. Foto. Sulistyo.

MOMENTUM, Pringsewu--Diva Amanda Sutomo, pelajar kelas Xl SMA Negeri 1 Pringsewu, meraih dua penghargaan dari Pesona Batik Nusantara Internasional 2020 di Jakarta, Ahad (8-3-2020).

Penghargaan yang diraih Diva pada even tahunan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif itu untuk kategori Favorit Dewan Juri dan Favorit 2.

Pada Pesona Batik, dara kelahiran Pringsewu Utara itu, mengenakan kain batik Lampung bermotif kopi yang didesain khusus oleh orangtuanya. 

Penghargaan juga diraih dari penampilannya berakting menyanyi sambil mementik gitar. Putri pasangan Rudi dan Duwi itu, menyanyikan lagu karya sendiri saat sesi adu talenta.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengapresiasi prestasi yang diraih Diva Amanda Sutomo di ajang Pesona Batik Nusantara Internasional 2020.

"Saya bangga atas prestasi yang diraih Diva. Semoga makin banyak generasi muda di Kabupaten Pringsewu yang mengikuti jejaknya. Namun, jangan sampai melupakan belajar," pinta Wabup Fauzi saat menerima Diva di kantornya, Selasa (10-3-2020). 

Sementara Diva Amanda mengungkapkan,  prestasi dipersembabkan untuk masyarakat Pringsewu khususnya dan Provinsi Lampung. "Alhamdulillah saya meraih dua kategori yakni Favorit Dewan Juri dan Favorit 2," ucapnya. 

Keikutsertaannya di ajang tersebut, diakuinya, tidak terlepas dari dorongan rekan-rekannya yang mendaftarkan dan ternyata lolos meraih tiket untuk mewakili Provinsi Lampung saat audisi. 

Sementara anggota DPRD Pringsewu, Sudiyono mengatakan, bahwa Diva Amanda merupakan aset Kabupaten Pringsewu. Pemerintah daerah harus memfasilitasi anak-anak berbakat untuk mengembangkan potensi diri.

Pemkab Pringsewu perlu menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang memadai serta mengikuti perkembangan zaman. 

Pada era digital saat ini tidak sulit untuk mendatangkan wisatawan untuk meramaikan tempat wisata. Yakni dengan memanfaatkan media sosial yang bisa dengan mudah diakses masyarakat. (*)

Laporan: Sulistyo.

Editor: M Furqon. 



Leave a Comment