MOMENTUM, Bandarlampung – Gerakan pemeriksaan Pap smear massal yang digelar Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Lampung berhasil mencetak Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Sebanyak 14.762 perempuan menjalani skrining kanker serviks secara serentak di ratusan titik pelayanan.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 IBI dan dipusatkan di Hotel Swiss-Belhotel, Bandarlampung, Selasa (7/7).
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan keberhasilan memecahkan rekor bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bukti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks.
"Kesehatan perempuan adalah fondasi kesehatan keluarga. Ketika seorang perempuan sehat, ia dapat hadir lebih kuat untuk keluarganya, anak-anaknya, dan lingkungannya. Karena perempuan adalah perekat keluarga," kata Mirza.
Menurutnya, perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang sehat sehingga menjadi modal penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di Provinsi Lampung.
Pada kesempatan itu, Mirza juga mengapresiasi para bidan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan perempuan, mulai dari masa remaja, kehamilan, persalinan hingga edukasi kesehatan reproduksi.
"Menjadi bidan bukan sekadar pekerjaan. Menjadi bidan adalah tentang menemani perempuan di setiap fase kehidupannya. Itulah sebabnya saya selalu mengatakan bahwa bidan adalah sahabat perempuan," ujarnya.
Ketua IBI Provinsi Lampung Mery Destiaty mengatakan gerakan Pap smear massal berhasil menjangkau 14.762 perempuan di 204 titik pelayanan yang tersebar di 14 kabupaten/kota. Jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 13.740 peserta sehingga diajukan sebagai Rekor MURI.
Menurut Mery, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh bidan di Lampung dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Ia berharap pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan para pemangku kepentingan dapat semakin melibatkan organisasi profesi bidan dalam penyusunan kebijakan pelayanan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan praktik mandiri bidan.
Sementara itu, Direktur Operasional Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Awan Rahargo, menyatakan capaian Lampung masuk kategori Rekor Superlatif karena memberikan dampak besar terhadap upaya peningkatan kesehatan perempuan di Indonesia.
Berdasarkan hasil verifikasi MURI, sebanyak 14.762 perempuan mengikuti pemeriksaan Pap smear secara serentak di 204 titik pelayanan. Atas capaian tersebut, MURI menyerahkan 17 duplikat piagam penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan.
Peringatan HUT ke-75 IBI itu diharapkan semakin memperkuat peran bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kanker serviks.(*)
Editor: Muhammad Furqon
